Berita

Pemulihan Pascabencana, AIGMI Bantu Sistem Instalasi Gas Medik untuk RSUD Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG – Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Sistem Instalasi Gas Medik kepada RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.

Bantuan itu diberikan sebagai dukungan pemulihan layanan kesehatan pascabencana di wilayah tersebut.

Penyerahan donasi dilakukan dalam kegiatan Serah Terima Donasi AIGMI Peduli di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Jumat (6/3/2026).

Ketua Umum AIGMI, Deviatri Syam menyampaikan, bahwa donasi ini merupakan hasil kolaborasi perusahaan anggota AIGMI yang bergerak di bidang instalasi gas medik dan alat kesehatan.

Donasi senilai Rp 1.162.642.570 tersebut meliputi perbaikan instalasi jaringan gas medik serta penyediaan sejumlah peralatan.

Antara lain sistem sentral kompresor gas medik, sentral vakum medik, perbaikan sistem manifold oksigen dan N_{2}O, perbaikan seluruh jaringan sistem Instalasi Gas Medik, serta puluhan unit flowmeter dan suction regulator.

“Berdasarkan pemetaan kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah terdampak yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, serta koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak rumah sakit, peralatan tersebut ditempatkan di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang guna memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Deviatri juga menjelaskan, instalasi gas medik merupakan salah satu infrastruktur vital dalam pelayanan rumah sakit yang berperan penting dalam mendukung layanan medis, khususnya di ruang ICU, ruang operasi, dan instalasi gawat darurat.

Ia menambakan, bahwa proses pemulihan instalasi gas medik di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sudah dilakukan mulai dari tanggal 15 Desember 2025 dan pada hari ini sudah berfungsi dengan baik.

“Melalui donasi ini, kami berharap fasilitas kesehatan di Aceh Tamiang dapat semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat maupun pelayanan medis yang membutuhkan dukungan sistem instalasi gas medik yang andal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deviatri menegaskan, bahwa instalasi gas medik merupakan sistem kritis yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien, karena digunakan untuk mendukung berbagai layanan medis seperti terapi oksigen, perawatan intensif, serta tindakan operasi.

Selain itu, instalasi gas medik bukan sekadar jaringan pipa atau peralatan teknis, melainkan merupakan bagian dari sistem penunjang hidup (life support system) dalam pelayanan kesehatan modern.

“Ada sejumlah aspek penting yang harus dipenuhi dalam instalasi gas medik, antara lain penggunaan produk yang memiliki izin edar alat kesehatan, pengujian sistem instalasi, serta pelaksanaan perawatan dan pemeliharaan secara berkala untuk memastikan sistem bekerja dengan aman dan optimal,” jelasnya.

Oleh karena itu, AIGMI mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, asosiasi profesi, serta pelaku industri alat kesehatan, untuk terus memperkuat pengawasan, standardisasi, dan edukasi terkait instalasi gas medik di Indonesia.

Serambi Indonesia

Bagikan Postingan

Silakan hubungi kami sekarang

Butuh bantuan atau ingin berbicara dengan kami? Silakan hubungi kami sekarang. Kami menantikan pesan Anda!

Scroll to Top